Turnamen Catur Piala Kapolda Sulteng Jadi Ajang Bergengsi, Para Master Elite Indonesia Turun Bertanding

    Turnamen Catur Piala Kapolda Sulteng Jadi Ajang Bergengsi, Para Master Elite Indonesia Turun Bertanding
    Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H

    PALU, Indonesiasatu.co.id– Turnamen Catur Nasional 2026 Piala Kapolda Sulawesi Tengah menjelma menjadi ajang bergengsi yang menyedot perhatian pecinta catur tanah air. Kejuaraan yang digelar di Kampus STIA Panca Marga Palu, Jalan Dayodara, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu itu diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 18-19 April 2026 tersebut dibuka langsung Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H. Turnamen ini menjadi salah satu kejuaraan catur terbesar di Sulawesi Tengah dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 230 orang.

    Tidak hanya diikuti pecatur lokal dan regional, ajang ini juga diramaikan para pecatur elite Indonesia yang menyandang gelar master. Sejumlah pemain bergelar FIDE Master (FM) ikut bertanding, di antaranya FM Deni Sonjaya, FM Zacky Dhiaulhaq, dan FM Emas Fajar Fatikh.

    Selain itu, sejumlah Master Nasional (MN) dari berbagai provinsi juga turut ambil bagian, sehingga persaingan di papan atas dipastikan berlangsung sengit sejak babak awal. Kehadiran para master tersebut menambah gengsi turnamen sekaligus menjadi tontonan menarik bagi para pencinta olahraga catur.

    Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah. Menurutnya, catur bukan hanya olahraga adu strategi, tetapi juga sarana melatih kesabaran, kecermatan, dan kemampuan mengambil keputusan.

    “Menang atau kalah merupakan hal biasa, namun yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persatuan sesama insan pecatur, ” ujarnya.

    Ketua Percasi Sulawesi Tengah, dr. Habibi Tobing, M.Sc, SpOT, juga mengapresiasi dukungan Kapolda Sulteng sebagai sponsor utama pelaksanaan turnamen perdana tersebut.
    Ia menilai turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga wadah silaturahmi, pembinaan atlet, serta seleksi pecatur potensial yang nantinya bisa membawa nama daerah ke level lebih tinggi.

    Kabupaten Morowali juga ikut ambil bagian dengan menurunkan 10 atlet terbaiknya. Kontingen Morowali mendapat dukungan langsung dari Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan olahraga catur di daerah.
    Dengan hadirnya para master elite Indonesia,

    Turnamen Catur Piala Kapolda Sulteng 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga catur di Sulawesi Tengah sekaligus melahirkan bibit-bibit pecatur berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    morowali
    Patar Jup Jun

    Patar Jup Jun

    Artikel Sebelumnya

    BTIIG Raih Penghargaan Gubernur di HUT Sulteng...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sukses, Kemah SiliwangiSantri Camp (SSC) Jabar-Banten 2026 Berjalan Lancar
    Abdullah Rasyid: Memanusiakan Narapidana, Menagih Asta Cita di Balik Tembok Penjara
    Maruarar Sirait: Huntara Senen, Solusi Hunian Layak dan Cepat untuk Warga
    Santri Lebak Terinspirasi Jenderal Kosasih, Siap Jadi Penerus Sang Jenderal Santri
    Lemhannas RI Bekali Ketua DPRD Strategi Ketahanan Nasional di Era AI

    Ikuti Kami