MOROWALI, Sulawesi Tengah– Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, memimpin langsung pelepasan secara simbolis sejumlah personel yang akan melaksanakan ibadah iktikaf di masjid. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan rohani dan mental guna mewujudkan sosok Polri yang humanis dan religius.
Pelepasan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh para pejabat utama serta personel Polres Morowali. Momentum ini menjadi bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap peningkatan kualitas spiritual anggota di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Kapolres Morowali menyampaikan bahwa ibadah iktikaf memiliki makna penting dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi sarana introspeksi diri bagi setiap personel.
“Iktikaf ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga momentum untuk merenungi, memperbaiki diri, serta mengevaluasi pelaksanaan tugas selama ini. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, diharapkan personel dapat menjadi lebih baik ke depan, ” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tetap dilaksanakan dengan pengawasan dan pendampingan, sehingga tidak mengganggu tugas pokok kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel yang mengikuti iktikaf agar tetap menjaga disiplin, nama baik institusi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kepolisian, baik selama berada di tempat ibadah maupun setelah kembali bertugas.
Menurutnya, pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang profesional, berintegritas, serta memiliki empati tinggi terhadap masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, sehingga setelah pelaksanaan iktikaf, para personel dapat kembali menjalankan tugas dengan semangat baru, lebih bijaksana, dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Updates.