MOROWALI, Sulawesi Tengah– Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar kurang lebih Rp12 miliar untuk pengaspalan jalur dua di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang terletak di Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, pada tahun 2026.
Kepala Dinas PUPR Morowali, Alkaf ST, menyampaikan bahwa pengaspalan tersebut akan mencakup ruas jalan dari bundaran bawah hingga bundaran atas KTM. Ia menilai, ruas jalan ini merupakan akses vital yang perlu segera ditingkatkan kualitasnya demi menunjang aktivitas masyarakat.
“Pengaspalan jalur dua KTM Bahomohoni ini sudah masuk dalam program tahun ini dengan anggaran sekitar Rp12 miliar. Ini jalur strategis, sehingga perlu kita benahi agar lebih nyaman dan aman dilalui, ” ujar Alkaf kepada wartawan, Kamis (09/04/2026).
Menurutnya, selain untuk memperlancar mobilitas warga, proyek ini juga menjadi bagian dari kesiapan Morowali sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan sport center yang akan menjadi pusat kegiatan.
“Selain untuk masyarakat, ini juga mendukung akses menuju sport center yang akan menjadi pusat pelaksanaan Porprov. Kita ingin tamu, atlet, dan official yang datang bisa merasakan infrastruktur yang baik, ” jelas Alkaf yang dikenal memiliki jiwa low profil itu.
Alkaf menambahkan, tidak hanya ruas jalan utama, pemerintah juga akan melakukan pengaspalan di area sekitar venue sport center guna menunjang kelancaran kegiatan selama Porprov berlangsung.
“Termasuk area di dalam kawasan sport center juga akan kita aspal. Ini bagian dari upaya kita menyukseskan Porprov di Morowali, ” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengutamakan kualitas pekerjaan agar hasil pengaspalan dapat bertahan lama. Pengawasan teknis juga akan dilakukan secara ketat selama proses pengerjaan berlangsung.

“Kami pastikan pekerjaan dilakukan sesuai standar. Pengawasan akan diperketat agar hasilnya maksimal dan bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang, ” tegas Alkaf.
Untuk diketahui, jalur dua KTM Bahomohoni tersebut sebelumnya pernah diaspal pada masa pemerintahan Bupati Anwar Hafid. Namun, sejak saat itu belum pernah dilakukan pengaspalan ulang dan kondisi jalannya sudah rusak hingga kini kembali menjadi perhatian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas.
Dengan adanya pengaspalan ini, kawasan KTM di Bahomohoni diharapkan semakin berkembang sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung suksesnya pelaksanaan Porprov Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali.

Updates.